Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat Dan Kesukaan Makanan Jajanan Pada Remaja Obesitas (Studi di SMAN 3 Banjarbaru )

Penulis

  • magdalena magdalena Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jur. Gizi

Abstrak

Abstrak : Obesitas pada remaja disebabkan oleh banyak faktor antaranya ketidakseimbangan pola makan, sering mengonsumsi fast food. Seseorang yang melakukan pola makan tidak sehat biasanya lebih banyak mengonsumsi makanan dengan kadar lemak atau gula yang tinggi. Kandungan-kandungan tersebut dapat membuat remaja mengalami peningkatan berat badan.

Tujuan: Tujuan penelitian  untuk mengetahui tingkat konsumsi energi, protein, lemak, karbohidrat dan  kesukaan makanan jajanan pada remaja obesitas.

Metode. Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif, instrumen food recall pada variabel tingkat konsumsi energi, protein, lemak , karbohidrat (Kategori tingkat konsumsi berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) : lebih : > 100%, Baik : >90 – 100%, sedang : >80 – 90%, kurang : 70 – 80%, defisit : < 70% dan daftar kesukaan makanan jajanan.  Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 3 Banjarbaru sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, variabel bebas:

Hasil: Hasil penelitian ini adalah : usia responden yang terbesar adalah 16 tahun, yaitu (59,4%), jenis kelamin yang terbesar adalah perempuan (93,7%).

Tingkat konsumsi kalori terbesar adalah kategori lebih dan baik (25%), tingkat konsumsi protein yang terbanyak adalah kategori sedang dan kurang (25%), tingkat konsumsi lemak terbesar kategori kurang (31,25%) dan tingkat konsumsi karbohidrat terbesar adalah kategori sedang(28,125%).

Pilihan makanan jajanan yang terbanyak yang menjadi pilihan kesukaan remaja yaitu : kentang goreng, mie goreng, ayam panggang, ayam goreng kecap, ayam kentucky dan roti coklat, masing 93%.

Unduhan

Diterbitkan

2023-07-21

Cara Mengutip

magdalena, magdalena. (2023). Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat Dan Kesukaan Makanan Jajanan Pada Remaja Obesitas (Studi di SMAN 3 Banjarbaru ). Jurnal Skala Kesehatan, 15(1), 1–7. Diambil dari http://www.ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/411