Analisis Perilaku Deteksi Dini Stroke pada Pasien Hipertensi Peserta Prolanis di Puskesmas Sungai Besar Kota Banjarbaru

Penulis

  • sri nuryati Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Keperawatan Gigi
  • Meggy Wulandari Kai Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v17i1.485

Abstrak

Hipertensi adalah salah satu faktor risiko terjadinya stroke. Salah satu pencegahan supaya terhindar dari komplikasi stroke adalah dengan memberdayakan penderita hipertensi secara mandiri mengenal deteksi dini stroke melalui pendidikan kesehatan, agar ada perubahan pengetahuan, sikap dan tindakan mereka terhadap deteksi dini stroke sehingga diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk terjadinya stroke. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa perilaku Deteksi Dini Stroke pada pasien Hipertensi Peserta Prolanis di Puskesmas Sungai Besar. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan Cross Sectional, dengan populasi adalah seluruh pasien Hipertensi peserta Prolanis di Puskesmas Sungai Besar Kota Banjarbaru.  Sampel berjumlah 30 orang yang pengambilannya dilakukan selama bulan April 2025 dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Untuk menganalisis perilaku Deteksi Dini Stroke pada pasien hipertensi maka ada tiga domain yang diukur yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan pasien hipertensi, yang pengukurannya menggunakan kuesioner, dan diolah secara deskriptif.  Berdasarkan 3 (tiga) domain perilaku, bisa disimpulkan bahwa walaupun tingkat pengetahuan Deteksi Dini Stroke masih kurang, namun didukung dengan dominasi sikap dan tindakan yang positif, mendorong sebagian besar pasien Hipertensi memiliki perilaku Deteksi Dini Stroke yang baik. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa dilakukan dengan memperbesar jumlah responden dan wilayah yang diperluas, dengan instrumen penelitian yang lebih detail dan mendalam

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-08

Cara Mengutip

nuryati, sri, & Kai, M. W. (2026). Analisis Perilaku Deteksi Dini Stroke pada Pasien Hipertensi Peserta Prolanis di Puskesmas Sungai Besar Kota Banjarbaru. Jurnal Skala Kesehatan, 17(1), 8–14. https://doi.org/10.31964/jsk.v17i1.485