Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Di SMA N 2 Sukoharjo

Authors

  • Eka Yuliana Puspitasari Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract

Intensitas penggunaan sosial media yang tidak terkontrol pada remaja menjadi isu penting karena berpotensi memengaruhi kesehatan mental pada fase perkembangan yang rentan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara penggunaan sosial media dan kesehatan mental pada remaja di SMA Negeri 2 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian berjumlah 860 siswa, dengan sampel sebanyak 90 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan November melalui kuesioner penggunaan sosial media dan instrumen kesehatan mental berbasis kesulitan serta kekuatan perilaku remaja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara penggunaan sosial media dan kesehatan mental remaja dengan nilai p = 0,007 dan koefisien korelasi r = 0,284. Remaja dengan tingkat penggunaan sosial media yang kurang adaptif cenderung menunjukkan kondisi kesehatan mental yang lebih bermasalah. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan sosial media merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan kesehatan mental remaja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi literasi digital dan upaya promotif preventif kesehatan mental di lingkungan sekolah.

Published

2026-07-03

How to Cite

Puspitasari, E. Y. (2026). Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Di SMA N 2 Sukoharjo. Jurnal Skala Kesehatan, 17(2), 181–188. Retrieved from https://www.ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/542