Analisis Faktor Risiko Preeklamsi pada Ibu Bersalin: Studi Cross-Sectional di Pelayanan Kesehatan

Penulis

  • Wilis Dwi Pangesti Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Dwi Astuti Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Evicenna Naftuchah Riani

Abstrak

Preeklamsi merupakan kondisi serius yang berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi, serta berdampak pada biaya hidup dan perawatan medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan preeklamsi, dengan fokus pada faktor usia, riwayat hipertensi, riwayat preeklamsi, riwayat keluarga dengan preeklamsi, obesitas sebelum kehamilan, dan MAP lebih dari 90 mmHg. Menggunakan metode analitik korelasional dan desain studi Cross Sectional, penelitian ini melibatkan 102 ibu bersalin yang dipilih secara acak dari populasi 2109 sampel. Data dianalisis menggunakan uji statistik Spearmen’s rho dan Correlation Coefficient Contingency melalui aplikasi SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun, riwayat hipertensi, riwayat preeklamsi, riwayat keluarga dengan preeklamsi, obesitas sebelum kehamilan, dan MAP lebih dari 90 mmHg secara signifikan berhubungan dengan preeklamsi, dengan semua p-value <0.001 dan nilai r berkisar antara 0,315 hingga 0,390. Kesimpulan menunjukkan pentingnya deteksi dini faktor-faktor risiko ini sejak masa prakonsepsi dan kehamilan untuk mencegah preeklamsi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan upaya skrining dan edukasi kesehatan bagi wanita usia subur untuk mengurangi risiko preeklamsi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-03

Cara Mengutip

Pangesti, W. D., Astuti, D., & Riani, E. N. (2026). Analisis Faktor Risiko Preeklamsi pada Ibu Bersalin: Studi Cross-Sectional di Pelayanan Kesehatan. Jurnal Skala Kesehatan, 17(2), 262–271. Diambil dari https://www.ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/557